Main Article Content

Abstract

Identifikasi faktor risiko digunakan untuk menggali risiko-risiko yang mungkin dapat mempengaruhi pelaksanaan proyek konstruksi. Hal ini menunjukkan bahwa keselamatan dan kesehatan kerja (K3) sangatlah penting untuk meminimalisir risiko kecelakaan dalam setiap aktifitas proyek konstruksi bangunan menuju zero accident. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Identifikasi Faktor Risiko Kecelakaan Kerja Menuju Zero Accident pada Proyek Pembangunan Jalan Tol di Sumedang. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian ini dengan menggunakan metode Brainstorming yang merupakan identifikasi awal dari semua risiko yang mungkin akan terjadi, dengan menggunakan sampel foto pada pekerjaan Box Culvert yang telah diidentifikasi peluang kecelakaan berdasarkan klasifikasi jenis kecelakaan dan akibat kecelakaan bedasarkan jenis luka yang di analisis menggunakan penilaian risiko menurut ISO 2008 yang berdasarkan Permen Pu Nomer 09 Tahun 2008. Hasil dengan tingkat frekuensi sedang yang muncul yaitu dengan kriteria 1x dalam 6 bulan. Hasil tersebut menyebutkan bahwa penyedia jasa konstruksi (kontraktor) telah meningkatkan keselamatan pada setiap pekerjaan agar mengurangi peluang risiko kecelakaan kerja yang terjadi untuk menuju zero accident.

Keywords

Risiko Identifikasi Faktor Risiko Keselamatan Kerja Kesehatan Kerja Kecelakaan Kerja

Article Details